Saturday, October 10, 2015

Telematika




Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
Dalam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia, bahkan ke seluruh angkasa, serta terlaksana dalam sekejap. Kecepatan transmisi elektromagnetik adalah (hampir) 300.000 km/detik, sehingga langsung dikirim begitu sampai, memungkinkan orang berdialog langsung, atau komunikasi interaktif

Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disarikan pemahaman tentang telematika sebagai berikut:
1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.
Di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat, yaitu:

1. Periode rintisan

Periode Rintisan di Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis. Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi.
Namun demikian, perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup meningkatkan perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikan pun jauh dari harapan. Walaupun demikian, dalam waktu satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia mulai dilakukan. Jaringan telepon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatar belakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984. Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Johny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983 bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat.

2. Periode pengenalan

Periode Pengenalan berawal pada tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. Hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan pada tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan tanggap dalam menyongsong tahun 2000.

3. Periode aplikasi

Periode Aplikasi Reformasi pada tahun 2000 banyak disalah artikan, gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah. Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millenium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan dan diaplikasikan. Di pihak lain, semuanya itu dapat berlangsung lancar dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang. Awal era millenium pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Muatannya yang mencapai 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu internet dapat diakses dengan mudah dan gratis. Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta.

Perkembangan Telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya. Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, harus lebih dapat menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya.

Sumber:
http://ichamuharami.blogspot.co.id/2015/01/perkembangan-telematika-di-indonesia.html

Saturday, September 26, 2015

Tips Penulisan Ilmiah

Penulisan ilmiah telah menjadi salah satu syarat lulus dalam mencapai gelar setara dengan sarjana muda atau D3 di Universitas Gunadarma. Saya ingin berbagi pengalaman dalam melakukan penulisan ilmiah agar mungkin dapat bermanfaat bagi pembaca.

1. Tema & Judul

Dalam membuat penulisan ilmiah tema dan judul kadang dapat membuat penulisnya pusing bahkan sebelum penulisan dimulai. Cara yang paling mudah adalah dengan mencari masalah sederhana yang kamu rasakan, dapat kamu tawarkan pula solusinya, dan sesuai dengan jurusan kamu. Sebagai contoh saya merasakan adanya kesulitan dalam pembuatan jadwal bagi mahasiswa transfer, dan saya menawarkan solusinya dengan membuat aplikasi berbasis website yang dapat membuat jadwal kuliah tersebut. Ada beberapa tema yang sering digunakan dalam membuat tulisan ilmiah bagi mahasiswa jurusan sistem informasi, yaitu:

  • Android

  • Tema membuat aplikasi berbasis android sangat banyak diambil oleh mahasiswa saat ini. Dengan menggunakan software Intel XDK atau Android Studio yang open source, mudah digunakan, dan banyak sekali tutorial online yang gratis yang dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa. Sebaiknya jika ingin membuat aplikasi android ditambahkan database atau terhubung ke jaringan (Online) sehingga mempunyai nilai tambah.

  • Website

  • Buatlah website yang dinamis. Website yang statis sudah tidak diperbolehkan lagi saat ini. Pembuatan website sangat mudah karena tersedianya banyak penyedia template gratis atau bahkan domain dan hosting gratis. Saya sarankan menggunakan bahasa HTML5, PHP, dan software MySQL sebagai standar minimal dalam pembuatan website untuk penulisan ilmiah. Apabila kamu menguasai dan menggunakan bahasa lain dapat menjadi nilai tambah.

  • Game

  • Membuat game juga banyak dijadikan tema dalam penulisan ilmiah. Beberapa rekan saya menggunakan adobe flash dan unity dalam pembuatan game. Namun, dalam hal ini saya kurang mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus ada dalam sebuah game atau tidak boleh ada agar boleh menjadi tulisan ilmiah. 

2. Penulisan

Kamu diberikan waktu kurang lebih 4 bulan untuk menyelesaikan penulisan ilmiah kamu, apabila waktu yang diberikan habis maka kamu akan melanjutkannya semester selanjutnya. Buatlah perencanaan yang matang dan berikan waktu pada setiap bagian yang kamu kerjakan dalam penulisan ilmiah. Kamu dapat melihat petunjuk penulisan ilmiah di sini. Contoh :

  • Bagian Awal (Maksimal 1 Minggu)

  • Bagian ini berisi halaman judul, lembar originalitas & publikasi, lembar pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, dan daftar tabel / daftar gambar / daftar lampiran. Selain abstrak dan daftar isi/tabel/gambar, halaman yang lain sudah mempunyai template yang tidak berubah sehingga tidak perlu membuat lagi kecuali untuk mengganti nama dan judul. Ada beberapa catatan yang perlu diketahui antara lain:

    • Halaman judul/cover harus dibuat sesuai dengan contoh yang ada pada petunjuk penulisan ilmiah. Ada beberapa rekan saya yang tidak diterima oleh pihak universitas dan harus menggulang membuat hardcover hanya karena tidak seperti contoh halaman judul.
    • Perhatikan gelar setiap dosen! Penulisan gelar harus sesuai aturan. Kesalahan yang umumnya terjadi adalah tanda baca (tanda titik dan koma) yang salah, penulisan huruf (kapital atau tidak), atau bahkan tidak dituliskan sama sekali.
    • Buat daftar isi/tabel/lampiran setelah kamu menyelesaikan semua tulisan ilmiah kamu.

  • Bagian Penduhulan / BAB 1 (Maksimal 2 Minggu)

  • Bagian ini berisi latar belakang (masalah), ruang lingkup, tujuan, metode penelitian, sistematika tulisan ilmiah. Saya memberikan waktu 2 minggu untuk bab 1 adalah karena biasanya bagian latar belakang menjadi bagian yang banyak direvisi apabila tidak dituliskan dengan baik (sesuai judul dan masalah, ada jurnal pendukung).

  • Bagian Tinjauan Pustaka / Landasan Teori / BAB 2 (Maksimal 2 Minggu)

  • Bagian ini berisi teori-teori / penjelasan software/hardware yang kamu gunakan dalam penulisan ilmiah kamu. Perbanyak buku atau jurnal yang kamu baca maksimal 5 tahun kebelakang untuk mendukung penulisan teori dalam bab 2 ini. Jangan lupa untuk selalu mencatat sumber referensi yang kamu gunakan dalam daftar pustaka nanti. 

  • Bagian Gambaran Umum Perusahaan / BAB 3 (Maksimal 1 Minggu)

  • Bagian ini kamu tulis apabila kamu melakukan penelitian dalam perusahaan. Apabila kamu tidak melakukan penelitian pada perusahaan maka kamu tidak perlu membuat gambaran umum perusahaan.

  • Bagian Perencanaan dan Implementasi / BAB 4 (Maksimal 8 Minggu)

  • Bagian ini berisi tentang desain aplikasi yang buat, cara membuat, rancangan output, hasil testing aplikasi, dan hasil jadi aplikasi. Untuk penulisan bab 3 mungkin hanya dibutuhkan waktu 2 minggu, namun pembuatan aplikasinya yang memakan waktu. Apabila mengalami kesusahan jangan segan untuk bertanya pada dosen pembimbing, dosen, senior, atau bahkan teman seperjuangan. Jangan lupa tuliskan spesifikasi hardware dan software pada bab ini juga.

  • Bagian Kesimpulan dan Saran / BAB 4 (Maksimal 1 Minggu)

  • Bagian kesimpulan menjelaskan jawaban dari tujuan pada bab 1. Bagian saran digunakan untuk pengembangan aplikasi yang sudah kamu buat. 

  • Bagian Akhir (Maksimal 1 Minggu)

  • Bagian ini berisi daftar pustaka, daftar simbol, dan lampiran. Daftar pustaka berisi referensi buku maupun website yang kamu gunakan sebagai bahan pembuatan tulisan ilmiah. Minimal ada 5 judul buku dengan tahun terbit maksimal 5 tahun kebelakang. Lampiran berisi hasil tampilan, kode sumber, dan daftar pertanyaan.
3. Sidang

Sidang menjadi penentu apakah kamu lulus atau tidak dalam penulisan ilmiah dan mendapatkan gelar setara sarjana muda/D3. Persiapkan hasil tulisan kamu dalam hardcopy dan dijilid sebanyak 4 buah, 1 untuk kamu dan 3 untuk dosen penguji. Pelajari kelebihan dan kekurangan aplikasi kamu, tulis solusi kekurangan dari aplikasi kamu pada bagian saran agar mengurangi kemungkinan direvisi. Persiapkan presentasi dengan matang, kuasai materi presentasi dan aplikasi yang kamu buat. Latihan dengan teman-teman dan jangan lupa untuk selalu berdoa.


Saturday, August 15, 2015

CE





Penandaan CE (juga dikenal sebagai tanda CE) adalah perintah penyesuaian tanda yang terdapat pada banyak produk yang ditempatkan pada pasar tunggal dalam Kawasan Ekonomi Eropa (EEA) dan barang-barang ekspor dari luar negeri. Tanda CE digunakan untuk meyakinkan bahwa produk tersebut aman untuk dipakai.

CE adalah singkatan yang berasal dari kata berbahasa Perancis yaitu Communauté Européenne atau Conformité Européenne yang artinya Perancis untuk persesuaian Eropa.

Tanda CE didesain oleh Arthur Eisenmenger untuk persetujuan pada artikel The Guardian 2001-12-23. Berbagai komponen dengan Penandaan CE pada pokoknya harus mempunyai dimensi vertikal sama dimana tidak boleh kurang dari 5 mm.

Penandaan CE digunakan untuk produk yang disesuaikan dengan kepastian kesehatan Eropa, keamanan, dan perlindungan lingkungan perundang-undangan. Penandaan CE adalah wajib bagi produk langsung pakai untuk dibubuhkan. Penandaan pabrikan dalam perintah agar diizinkan dijual dalam pasar Eropa (dalam anggota 15 negara yang tergabung dalam Uni Eropa (EU), Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein.

Demikian Penandaan CE bisa menjadi tanda barang sebagai paspor barang untuk kawasan Eropa. Sebelum Penandaan CE ditandai di produk, syarat pokoknya yaitu industri produk harus dibuktikan dengan mengikuti percobaan dan prosedur sertifikasi. Disamping itu, beberapa langkah administrasi itu bisa diartikan harus menganalis risiko atau komplikasi produk itu maka harus diuji dalam laboratorium.

Prosedur sertifikasi CE Eropa mempunyai aturan pokok yaitu :

Keseimbangan pada bermacam-macam regulasi nasional untuk konsumen dan industri produk dalam anggota pemerintahan Eropa. Jadi, pasar tunggal itu membesar.
Penghematan pada produsen.
Mempertinggi keselamatan produk.
Menyediakan badan umum dengan seluruh prosedur itu agar bisa diawasi.

Friday, August 14, 2015

4G




4G adalah sebuah teknologi jaringan komunikasi generasi keempat berbasis jaringan nirkabel . Teknologi ini adalah pengembangan dari generasi sebelumnya yaitu 2G dan 3G. Sistem 4G menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

4G mampu memberikan kecepatan transfer data minimal 100 megabit per detik saat pengguna bergerak pada kecepatan tinggi (seperti ketika sedang berada di kereta api), serta sebesar satu gigabit per detik dalam posisi diam.

Ada dua teknologi yang menjadi kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009). 

Sumber :
http://www.teknokita.com/apa-itu-4g-lte/
http://www.amazine.co/25404/apa-itu-4g-network-cara-kerja-teknologi-jaringan-4g/
https://id.wikipedia.org/wiki/4G
http://www.archos.com/us/products/smartphones/helium/archos_50helium/index.html

Web Server





Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS. Web server menunggu permintaan dari klien yang menggunakan browser seperti netscape navigator, Internet Explorer, mozilla, dan browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu dan kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser.

Fungsi utama web server adalah untuk melakukan atau akan tranfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file, dan banyak lagi. Pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar, atau banyak lagi.

Macam - macam Web Server:
1. Apache Web Server - The HTTP Web Server
2. Apache Tomcat
3. Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
4. Lighttpd
5. Sun Java System Web Server
6. Xitami Web Server
7. Zeus Web Server

Cara kerja web server :

 1. Web server merupakan mesin di mana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam mendistribusikan web page ke user, Tentu saja sesuai dengan permintaan user.

2. Hubungan antara web server dan browser internet merupakan gabungan atau jaringan komputer yang ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protokol TCP/IP (networking protocol) yang memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut dikemas di dalam TCP yg merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yg dalam hal ini merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protokol yg digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protokol ini jelas sangat mudah sekali di mana setiap kali anda mengetik http://… anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di passing dari browser ke web server disebut sebagai HTTP request yang meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yang ada dan dikemas dalam TCP protokol dan dikirim kembali ke browser. Data yang dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tidak ditemukan oleh si web server maka akan meninbulkan error yang sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.

Sumber :
https://bukainfo.com/pengertian-web-server-sebenarnya/
http://www.academia.edu/4459889/Webserver

Thursday, August 13, 2015

DNS (Domain System Name)





DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host atau pun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.

DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet di mana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.


  • Label paling kanan menyatakan top-level domain atau domain tingkat atas/tinggi (misalkan, alamat www.wikipedia.org memiliki top-level domain org).
  • Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Catatan: "subdomain" menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: wikipedia.org merupakan subdomain dari domain org, dan id.wikipedia.org dapat membentuk subdomain dari domain wikipedia.org (pada praktiknya, id.wikipedia.org sesungguhnya mewakili sebuah nama host). Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. Tetapi secara praktik, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit.
  • Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Contoh: nama domain www.wikipedia.org memiliki nama host "www".

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain
http://beritadantipsmenarik.blogspot.com/2014/06/apa-itu-dns-dan-kegunaannya.html

Sunday, August 9, 2015

Hosting & Domain

Image result for apa itu hosting dan domain



Hosting


Hosting adalah suatu space atau tempat di internet yang kita gunakan untuk menyimpan data-data situs kita. Entah itu situs perusahaan, situs pribadi, situs blog, dan lain sebagainya. Setiap situs yang hendak kita buat online sehingga banyak orang bisa mengaksesnya, harus disimpan pada suatu host.

Kini banyak tersedia host-host yang ditawarkan yang ada di internet. Mulai yang berbayar, sampai yang gratis sekalipun. Yang gratis biasanya nama domain yang kita dapatkan hanyalah subdomain dari situs induk dimana kita mendaftar di situs tersebut.

Ada banyak spesifikasi hosting, tetapi beberapa yang penting adalah :
Space / kapasitas hosting : Ini adalah besarnya data yang bisa Anda taruh di hosting. Ukurannya adalah Megabytes, Gigabytes, Terabytes
Bandwidth atau besarnya kuota transfer data per bulan. Ukurannya adalah Megabytes/bulan, Gigabytes/bulan, Terabytes/bulan. Bandwidth ini direset ke nol tiap bulannya.
– Jumlah database : Ini adalah menentukannya banyaknya database yang bisa Anda buat / taruh di hosting.
– Jumlah addon domain : Banyaknya domain lain yang bisa Anda tambahkan ke hosting
– Jumlah akun email : Banyaknya akun email yang bisa Anda buat


Salah satu penyedia hosting yang menyediakan paket gratis atau berbayar bisa diklik disini.


Domain

Domain adalah nama situs anda yang unik di dunia internet. Unik di sini berarti nama situs anda hanya andalah pemiliknya di internet. Contohnya google.com. Apakah ada situs lain selain google yang namanya sama? Tentu saja tidak ada. Nama google di internet hanya satu. Tidak seperti nama manusia, bisa jadi nama wita ada banyak orang yang menggunakannya.

Jadi domain adalah identitas anda di Internet

Sedikit tentang teori domain. Sebenarnya, domain itu sendiri adalah alat pengingat untuk mempermudah manusia dalam mengakses komputer di internet. Dalam dunia jaringan komputer, dikenal dengan nomor ip. Nah sebenarnya itulah kode yang digunakan komputer untuk mengakses suatu situs. Contoh nomor ip di internet adalah 203.30.236.154. Itu hanya baru satu situs. Bayangkan bila anda bekerja pada beberapa situs yang berbeda. Tentu akan susah mengingat angka-angka tersebut bukan? Maka dari itulah dibuat fasilitas domain. Bila diumpamakan lagi, domain itu bagaikan buku telepon pada sebuah handphone. Orang-orang tentu lebih mengingat nama dibandingkan nomor telepon bila hendak ingin menghubungi seseorang.


Sumber :
http://komputerbagipemula.blogspot.com/2008/07/apa-itu-hosting-dan-domain.html
http://www.gmedia.net.id/faq/view/2/Apa-Itu-Hosting-dan-Domain
http://klikhost.com/apa-itu-domain-hosting-dan-website/
http://toffeedev.com/apa-itu-hosting-dan-domain/