Thursday, November 27, 2014

Ciri - Ciri, Unsur, dan Teori - Teori Organisasi

Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip. Organisasi mempunyai ciri - ciri dan unsur yang membentuknya. Berikut ini adalah ciri - ciri organisasi :

- Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama

Organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.

- Organisasi Mempunyai Aturan

Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.

- Organisasi Termanajemen

Dalam berorganisasi untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja sama tim.

- Organisasi Terkoordinasi

Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.

Selain itu ada pula yang menyatakan ciri - ciri organisasi sebagai berikut :

- Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal, 

- Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan, 

- Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga, dan lain-lain, 

- Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan, 

- Adanya tujuan yang ingin dicapai.

Dalam membentuk organisasi ada unsur - unsur yang harus dimiliki, antara lain :

- Manusia

Dalam kehidupan organisasi sering disebut istilah pegawai atau personel.  Pegawai atau personel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja. Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi organisasi.

- Kerjasama

Kerjasama merupakan suatu perbuatan tolong menolong terhadap suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama - sama untuk mencapai tujuan bersama. 

- Tujuan bersama

Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai.

- Peralatan

Peralatan yang dimaksud terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

- Lingkungan

Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, teknologi, kebijaksanaan, strategi, anggaran dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan.






Teori organisasi ada 3, yaitu :

1. Teori Klasik

Teori klasik kadang disebut teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800. Dalam hal ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritis klasik sebagai sentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanisme structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Teori klasik berkembang dalam 3 aliran yang dibangun atas dasar anggapan –anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu: 

- Teori birokrasi
- Teori administrasi
- Teori manajemen ilmiah.

2. Teori Neoklasik

Teori organisasi Neoklasik dikenal sebagai teori hubungan manusiawi dan dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapn dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Percobaan-percobaan di Howthrone yang dilakukan dari 1924 sampai 1932 menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi. Percobaan ini merupakan kristalisasi teori neoklasik. Penemuan Howthrone telah menambah dimensi baru bagi teori organisasi. Dan pada akhirnya percobaan-percobaan Howthrone menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada teori operasi organisasi.

3. Teori Modern

Teori organisasi modern disebut juga analisa sistem pada organisasi merupakan aliran terbesar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori ini melihat bahwa semua unsur organisasi merupakan satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil tetapi organisasi merupakan sistem yang terbuka.


Sumber :
http://edukasi.kompasiana.com/2014/10/08/ciri-unsur-teori-organisasi-684108.html
http://www.blog-berbagi.com/2012/05/defenisi-dan-ciri-ciri-organisasi.html
http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/
http://ilmanfadilah.blogspot.com/2013/10/ciri-ciri-organisasi-dan-teori.html
http://go-blogeverywhere.blogspot.com/2014/10/ciri-ciri-organisasi.html


Pengertian Organisasi

Kata organisasi sudah sering terdengar di sekitar kita. Banyak orang membentuk organisasi dengan tujuan yang beragam. Murid SMP dan SMA yang menjadi anggota pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau mahasiswa yang ikut menjadi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mungkin sudah mengenal bentuk dari organisasi.

Pengertian dari organisasi adalah kesatuan yg terdiri atas bagian-bagian dalam perkumpulan untuk tujuan tertentu. Ada beberapa pengertian lain tentang organisasi oleh para ahli di antaranya adalah :

- Stephen P. Robbinss

Organisasi merupakan kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

- Kochler

Organisasi merupakan sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.

- Stoner

Organisasi merupakan suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.

Dalam setiap organisasi pasti mempunyai tujuan. Tujuan tersebut dapat tercapai apabila dalam organisasi tersebut terdapat manajemen dan tata kerja yang jelas antara satu bidang dengan bidang yang lain.

Mary Parker Follet mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan tapi melalui orang lain, artinya seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien, manajemen perlu melewati beberapa proses , yaitu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya. Sedangkan tata kerja adalah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

Manajemen dan tata kerja memang faktor utama dalam tercapainya tujuan organisasi, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai tujuan yang ditetapkan


Sumber :
http://isma-ismi.com/pengertian-organisasi.html
http://kbbi.web.id/organisasi
http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/
http://drfadli.blogdetik.com/category/organisasi/

Monday, November 24, 2014

Intel Generasi 4



Intel adalah produsen prosesor yang mendunia. Banyak produknya dipakai untuk berbagai macam perangkat. Bukan hanya komputer dan laptop, sekarang ini bahkan ponsel pintar dan tablet juga mulai menggunakan prosesor pabrikan Intel. Intel telah mengeluarkan beberapa tipe prosesor dengan menggunakan teknologi yang memiliki keunggulannya masing-masing.

Saat ini Intel Core i sudah mencapai generasi keempat. Prosesor ini menggunakan arsitektur yang disempurnakan dari seri sebelumnya, Ivy Bridge. Generasi keempat menggunakan fabrikasi 22nm yang disempurnakan da
n diberi nama Haswell. Teknologi baru yang ada di prosesor Intel Core i generasi keempat ini antara lain :

1. Arsitektur

Prosesor Intel ini menggunakan fabrikasi yang sama seperti generasi ketiga yang disempurnakan. Pada generasi keempat ini Intel menambah ukuran GPU unit sehingga lebih banyak transistor yang dapat dimasukan untuk menangani komputer grafis.

2. Tipe dan Spesifikasi

Saat ini Intel telah mempersiapkan 20 buah varian prosesor Intel Core i generasi keempat Haswell. Terdapat 14 buah varian prosesor yang terbagi dalam 5 seri untuk platform desktop dan 7 buah varian prosesor untuk platform mobile dengan 4 seri berbeda.

3. Overclocking

Pada generasi keempat ini, Intel melakukan perombakan besar pada fitur overclocking. Intel menerapkan metode overclocking sama seperti ditemukan pada platform LGA2011. Selain menerapkan metode overclocking seperti platform LGA2011, Intel juga menaikkan nilai maksimal multiplier prosesor dari 63 (Ivy Bridge) menjadi 80. Sementara itu, dukungan kecepatan memori juga ditingkatkan hingga kecepatan 2933 MHz. Untuk melakukan overclocking CPU diperlukan prosesor Intel Core i seri K dan motheboard LGA1150 dengan chipset Z87.

4. Soket dan Chipset

Haswell menggunakan soket tipe terbaru, yaitu LGA1150. Intel juga mengeluarkan lini chipset seri 8 terbaru mereka. Ada beberapa perubahan yang dilakukan Intel pada chipset seri 8, di mana beberapa di antaranya adalah jumlah port SATA 6Gbps ditingkatkan menjadi 6 buah dan jumlah USB 3.0 port ditingkatkan menjadi 6 buah.

5. Output Display ke 3 Monitor

Graphics card terintegrasi pada prosesor Intel Haswell dapat menampilkan display dengan menggunakan 3 monitor sekaligus. Konfigurasi multi-monitor dengan graphics card Intel Haswell memungkinkan tampilan dengan resolusi gambar mencapai 4096 x 2304 piksel. Untuk mendapatkan tampilan dengan 3 buah monitor, diperlukan koneksi eDP (Embedded Display Port) untuk monitor 1, HDMI/DP untuk monitor 2, DP/VGA untuk monitor 3.

Sumber :
http://www.jagatreview.com/2013/06/teknologi-terbaru-di-balik-intel-haswell/
http://pemilik.web.id/perkembangan-teknologi-processor-intel/

Saturday, November 22, 2014

Random Access Memory



Random access memory (RAM) adalah peangkat yang berfungsi sebagai alat penyimpanan data yang dibutuhkan prosesor untuk menjalankan perintah pengguna komputer ketika menggunakan sebuah aplikasi. Semakin besar RAM yang kita punya maka akan semakin banyak aplikasi yang dapat dijalankan dalam satu waktu. Penyimpanan RAM bersifat sementara, artinya setelah komputer dimatikan, RAM akan dikosongkan dan apabila komputer dinyalakan kembali data baru akan diisi ke dalam RAM lagi.

RAM ditemukan oleh Robert Dennard dan pada tahun 1968 diproduksi masal. Pada awalnya RAM membutuhkan 5 volt untuk bekerja dengan frekuensi 4,77 MHz dan waktu akses memori sekitar 200 ns. RAM pertama ini berpin 30. Seiring berjalannya waktu teknologi RAM semakin canggih.

Ada 2 bagian utama dari RAM yaitu :

1. Printed Circuit Board (PCB)
PCB adalah papan yang tersusun atas beberapa lapisan, pada setiap lapisan terpasang sirkuit untuk mengalirkan data atau sebagai tempat penyalur listrik.

2. Contact Point

Contact point berfungsi sebagai konektor ke motherboard. Terdiri dari beberapa titik dan dibatsi oleh lekukan atau notch,

Berikut ini adalah jenis - jenis RAM :

1.  DRAM (Dynamic Random Access Memory)

DRAM merupakan memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan SRAM. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

2. SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)

SDRAM adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disingkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

4. SRAM (Static Random Access Memory)

SRAM adalah jenis RAM yang terbuat dari semacam semikonduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala sehingga lebih cepat. Namun SRAM memiliki kelemahan, yakni biaya produksinya mahal sehingga hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan menangani bagian yang benar-benar penting.

5. EDO-RAM (Extended Data Out Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO-RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.

6. FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM)

FPM DRAM adalah RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan waktu akses memori sekitar 50ns. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.

7. Flash RAM

Flash RAM adalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perangkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.

8. VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)

VGRAM biasanya digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan cip VGRAM akan memberikan prestasi video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.

9. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

10. SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)

SO-DIMM merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook. Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.



Sumber :
http://mypctutorel.blogspot.com/2013/11/pengertian-jenis-jenis-dan-fungsi-ram.html
http://www.islampos.com/jenis-jenis-ram-pada-komputer-108353/
http://www.patartambunan.com/mengetahui-jenis-ram-komputer/

Friday, November 21, 2014

Gorilla Glass


Dari banyak komponen sebuah smartphone, layar menjadi satu hal yang sangat penting. Terutama sejak smartphone menggunakan teknologi layar sentuh. Layar smartphone dituntut untuk kuat, tidak tebal, mendukung teknologi layar sentuh, dan menampilkan citra beresolusi tinggi tanpa masalah. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan smartphone yang semakin baik tampilannya, pengguna yang semakin sering menekan layar sentuh smartphone mereka, dan resiko tergores yang tidak disengaja. Layar yang tergores atau retak akan sangat mengganggu pengguna untuk menggunakan smartphonenya.

Salah satu teknologi yang sering muncul dalam spesifikasi smartphone saat ini adalah Gorilla Glass yang diproduksi oleh perusahaan bernama Corning. Pada tahun 2010 Gorilla Glass digunakan oleh sekitar 20 persen perangkat bergerak. Sejak saat itu Corning meluncurkan Gorilla Glass 2 pada tahun 2012, Gorilla Glass 3 pada tahun 2013, dan terakhir Gorilla Glass 4 yang pada akhir tahun ini diperkenalkan. Corning sudah bekerja sama dengan vendor yang merajai pasar smartphone yaitu Apple dan Samsung. Kerja sama dengan dua vendor tersebut membuktikan bahwa Gorilla Glass memiliki kualitas yang sangat baik. Kelebihan dari teknologi Gorilla Glass saat ini antara lain adalah :

1. Tahan Lama

Pada saat pembuatannya, Gorilla Glass diperkuat melalui proses pertukaran ion untuk menciptakan lapisan pelindung yang kuat dan tahan pada goresan.

2. Layar yang Tipis

Layar Gorilla Glass dapat dibuat hingga ketebalan 0.4 mm.

3. Kualitas Permukaan Layar yang Luar Biasa

Layar Gorilla Glass memiliki permukaan yang sangat bersih, halus, datar, dan kejelasan optik yang luar biasa.

4. Diciptakan Untuk Layar Sentuh

Gorilla Glass didesain untuk perangkat layar sentuh. Lapisan layar yang sangat kuat untuk menangani tekanan dan tipis untuk memudahkan respon sensitif dan akurat untuk perangkat layar sentuh.

Selain untuk smartphone Gorilla Glass juga didesain untuk notebook yang diberi nama Gorilla Glass NBT,



Sumber : 
http://www.golekilmu.com/2013/10/07/performa-dan-daya-tahan-corning-gorilla-glass/#.VG8d9_mUeSo
http://en.wikipedia.org/wiki/Gorilla_Glass


Guillaen-Barre Syndrome



Guillaen-Barre syndrome adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh penderita menyerang sistem syarafnya sendiri. Sistem syaraf yang diserang adalah syaraf tepi. Akibat dari penyakit ini adalah pasien akan kehilangan kendali pada beberapa bagian tubuh dan lumpuh. Kelumpuhan yang terjadi biasanya dimulai dari kaki lalu menjalar ke atas.

Penyebab pasti dari Guillaen-Barre syndrome sampai saat ini belum diketahui. Namun, ada beberapa pencetus yang diketahui salah satunya adalah penyakit infeksi seperti flu.

Pada awalnya penderita yang terkena flu biasanya merasa kesemutan di beberapa bagian tubuh terutama bagian kaki. Setelah beberapa lama penderita mulai kehilangan kontrol terhadap kakinya dan menjalar ke atas. Proses ini bisa memakan waktu berhari - hari, namun pada beberapa kasus ada penderita yang lumpuh dalam hitungan jam saja.

Penderita Guillaen-Barre Syndrome diharuskan dirawat di rumah sakit. Hal ini dikarenakan kelumpuhan yang terjadi pada penderita tidak berhenti di anggota tubuh namun hingga ke paru - paru yang bisa menyebabkan kematian. Efek yang ditimbulkan penyakit ini juga bervariasi pada setiap penderita, namun yang sering ditemukan adalah rasa kesemutan dan cepat lelah. Penyakit ini juga beresiko untuk berulang kembali bila penderita tidak menjaga stamina dan mengalami kelelahan yang parah.

Obat untuk menyembuhkan Guillaen-Barre syndrom belum ditemukan hingga saat ini. Obat yang ada saat ini hanya untuk meredakan gejala saja, itupun tidak semua pasien berpengaruh positif. 

Penderita yang lumpuh akan diterapi secara intensif. Terapi yang biasanya dilakukan adalah fisio terapi dan okupasi terapi. Keduanya bertujuan agar penderita yang lumpuh tidak mengalami kekakuan otot dan dapat beraktivitas kembali seperti semula. Pemulihan dari penyakit ini berbeda - beda setiap penderita.

Berikut ini video penjelasan singkat tentang Guillaen - Barre syndrome



Sumber :
http://www.amazon.com/Guillain-Barre-Syndrome-Awareness-Ribbon/dp/B002AC17XU

Thursday, November 20, 2014

Pemimpin



Banyak pemimpin yang tidak mempunyai jiwa kepemimpinan. Pemimpin yang baik seharusnya adalah seseorang yang berada di depan, melakukan suatu hal lebih dulu dari yang lain, dan memberikan arahan kepada orang yang ada di belakangnya. Dalam post ini akan dibahas tentang kepemimpinan. Apakah arti kepemimpinan,  tipe - tipe kepemimpinan, dan teori - teori kepemimpinan.
Seorang ahli mengatakan bahwa “Kepemimpinan merupakan salah satu fenomena yang paling mudah di observasi tetapi menjadi salah satu hal yang paling sulit dipahami” (Richard L. Daft,1999). Banyak sekali arti dan defini dari kepemimpinan. Hal itu terjadi karena arti atau definisi dari kepemimpinan dipengaruhi dari sudut pandang orang yang melihatnya. Seorang ahli lainnya mendefinisikan bahwa "Kepemimpinan adalah sebuah hubungan yang saling mempengaruhi di antara pemimpin dan pengikut (bawahan) yang menginginkan perubahan nyata yang mencerminkan tujuan bersamanya" (Joseph C. Rost.,1993). Dapat diambil kesimpulan dari definisi tersebut bahwa pemimpin dan pengikut saling mempengaruhi, yang artinya adalah terjalinnya hubungan dua arah yang saling menguntungkan. Beberapa definisi dari ahli yang lain juga mempunyai pengertian yang hampir sama. 



Ada beberapa teori tentang bagaimana timbulnya seorang pemimpin, diantaranya adalah :

1. Teori Keturunan
2. Teori Kejiwaan
3. Teori Lingkungan


Menurut beberapa kelompok sarjana (dalam Kartono, 2003); Shinta (2002) membagi 8 tipe kepemimpinan : 


1. Kepemimpin Kharismatik


Kepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi, keberanian, dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitasnya memancarkan pengaruh dan daya tarik yang besar bagi pengikutnya. Kepemimpinan kharismatik dipercaya oleh pengikutnya mempunyai kekuatan supernatural dari Tuhan Yang Maha Esa.

2. Kepemimpin Paternalistik/Maternalistik

Kepemimpinan paternalistik bersifat kebapakan dengan beberapa sifat seperti berikut ini :

a) Menganggap bawahannya belum dewasa
b) Bersikap terlalu melindungi
c) Jarang memberikan kepercayaan pada pengikutnya untuk mengambil keputusan sendiri
d) Jarang memberikan kepercayaan pada pengikutnya untuk berinisiatif
e) Jarang memberikan kepercayaan pada pengikutnya untuk mengembangkan imajinasinya
f) Bersikap maha tahu dan maha benar

Kepemimpinan maternalistik tidak berbeda jauh, hanya saja tipe kepemimpinan maternalistik mempunyai sifat over-protective dan kasih sayang yang berlebihan.

3. Tipe Kepemimpinan Militeristik

Tipe kepemimpinan ini mirip dengan tipe kepemimpinan otoriter. Sifat - sifat yang ada pada tipe kepemimpinan itu antara lain :

a) Banyak menggunakan sistem komando, keras, kaku, dan kadang kurang bijaksana
b) Bawahan harus mempunyai kepatuhan mutlak
c) Menyukai formalitas, upacara, atau tanda - tanda kebesaran yang berlebihan
d) Menuntut disiplin yang keras
e) Tidak ingin dikritik
f) Berkomunikasi 1 arah

4. Tipe Kepemimpinan Otokratis

Ada 10 sifat dari tipe kepemimpinan ini, yaitu :

a) Mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipenuhi
b) Berperan sebagai pemain tunggal
c) Berambisi untuk merajai situasi
d) Kebijakan dan perintah ditetapkan sendiri
e) Tidak ada keterbukaan terhadap bawahan tentang rencananya
f) Pujian dan kritik didasarkan pikiran pribadi
g) Ada sikap eksklusivisme
h) Ingin berkuasa absolut
i) Sikap dan prinsipnya bersifat konservatif, kaku, kuno, dan ketat
j) Bersikap baik bila bawahannya patuh

5. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire

Tipe kepemimpinan ini membiarkan bawahannya berbuat sesukanya. Pemimpin tipe ini tidak mempunyai kemampuan dan kemauan untuk berpartisipasi dengan bawahannya. Organisasi atau kelompok yang dipimpin oleh pimpinan tipe ini biasanya akan berantakan.

6. Tipe Kepemimpinan Populistis

Kepemimpinan populis berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisonal, tidak mempercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.

7. Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif

Tipe pemimpin ini dapat mengerjakan tuga - tugas administratif secara efektif. Tipe pemimpin ini diharapkan dapat mengembangkan berbagai jenis perkembangan teknis.

8. Tipe Kepemimpinan Demokratis

Tipe kepemimpinan jenis ini berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisian pada bawahannya. Pemimpin jenis ini kekuatannya ada pada partisipasi aktif dari setiap bawahannya. Pemimpin jenis ini juga mau mendengarkan usulan, kritik, dan saran bawahannya. 


Teori - Teori Kepemimpinan 

1. Teori Sifat

Teori ini mengatakan bahwa kesuksesan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat - sifat dan kualitas yang dimilikinya. Teori ini memiliki kelemahan yaitu terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, Menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) ciri - ciri yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah:

- Pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan

- Sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif;

- Kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif. 

2. Teori Perilaku

Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku:

a.  Konsiderasi dan Struktur Inisiasi

Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri-ciri seperti berikut :
- Ramah tamah
- Mau berkonsultasi
- Mendukung
- Membela
- Mendengarkan
- Menerima usul 
- Memikirkan kesejahteraan bawahan 
- Memperlakukannya setingkat dirinya

- Mementingkan tugas organisasi

b.  Berorientasi Kepada Bawahan dan Produksi

Perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan ditandai oleh :
- Penekanan pada hubungan atasan-bawahan
- Perhatian pribadi pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan 
- Menerima perbedaan kepribadian
- Kemampuan dan perilaku bawahan. 

Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada : 
- Teknis pekerjaan
- Pengutamaan penyelenggaraan
- Penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan

3. Teori Situasional

Menurut teori ini kesuksesan seorang pemimpin ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Sondang P. Siagian (1994:129) berpendapat bahwa ada beberapa faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan antara lain :

- Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas
- Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan
- Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan
- Norma yang dianut kelompok
- Rentang kendali
- Ancaman dari luar organisasi
- Tingkat stress
- Iklim yang terdapat dalam organisasi

Berikut ini adalah 10 karakter yang sering kali dibicarakan oleh para ahli untuk pemimpin di masa depan :

1. Jujur
2. Kompeten
3. Berpandangan ke depan
4. Menginspirasi
5. Cerdas
6. Adil
7. Berwawasan Luas
8. Berani
9. Lugas
10. Imajinatif


Sumber :
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/adpu4334/w2_1_1_1.htm
http://belajarpsikologi.com/tipe-tipe-kepemimpinan/
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_SEKOLAH/194505031971091-MUHAMMAD_KOSIM_SIRODJUDIN/DEFINISI_DAN_TEORI_KEPEMIMPINANx.pdf
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/adpu4334/w2_3_1_1.htm
http://sbm.binus.ac.id/files/2013/05/10-KARAKTER-KEPEMIMPINAN-MASA-DEPAN.pdf
.